Minggu, 24 Agustus 2014

Cara Mengatasi Gagal Booting Windows di Komputer

Cara Mengatasi Gagal Booting Windows di Komputer
in Tips and Trick, Trobleshoting - on 07.59 - 8 comments
Cara Mengatasi Komputer yang error saat booting dan loading windows melakukan looping serta restart beerulang kali merupakan topik yang akan dibahas My Repair Solution ( Solusi Masalah Komputer ). Ketika kita menggunakan software yang tidak sesuai tentu akan membuat sistem mengalami kesulian untuk mencocokkannya dengan perangkat keras (hardware). Beberapa penyebab gagal booting dan hanya bisa masuk ke BIOS :
1. Menggunakan Activator Windows 7 yang tidak sesuai.
2. Memakai aplikasi Windows 7 Loader yang tidak sama dengan tipe Motherboard dan sistem komputer kalian.
3. Proses uninstalling yang tidak selesai seperti Uninstall Deep Freeze.
4. Terinfeksi oleh virus Sality atau lainnya.
5. Saat proses pengupdatean mesin Windows Update, tiba tiba komputer mati, listrik padam / mati lampu, deep freeze terbuka kemudian tertutup lagi sehingga proses update tertunda dan berulang ulang.
6. Mengganti salah satu komponen Registry pada regedit.exe di HKEY LOCAL MACHINE atau terjadi corrupt.
7. Proses Kegagalan Booting karena tingkat kepanasan dari hardware atau terjadi crash Master Boot Record (MBR).
This is generally most useful if you’ve broken something and there’s a boot loader error, or if you have made the mistake of installing an older version of Windows on the same PC that already has Windows 7 which wipes out the boot loader. Permasalahan diatas sebenarnya dapat diselesaikan tanpa harus melakukan install ulang. Langkah awal adalah dengan cara Masuk ke bagian Safe Mode dan lakukan pengubahan
terhadap apa yang anda lakukan sebelumnya sebelum masalah tersebut terjadi. Cara Masuk ke Safe Mode :
 Restart komputer, laptop, atau notebook anda.
 Setelah muncul BIOS atau tampil merk tipe dan nama laptop anda, tekan F8 secara berulang ulang.
 Maka akan muncul panel yang berisi banyak menu.
 Pilih Safe Mode, jangan pilih Safe Mode Networking atau Safe Mode with Command Prompt.
Apabila belum dapat terselesaikan juga, saatnya melakukan langkah yang sedikit rumit lagi. Pada proses ini, anda membutuhkan kaset CD/DVD Operating System Windows 7 bisa asli atau tidak. Hal yang terpenting adalah harus memiliki kesamaan tipe seperti Ultimate, Professional, Home Basic, Startup, Enterprise, dll. Tidak hanya CD/DVD, jika anda mempunyai installer di flashdisk, itu juga bisa digunakan. Agar windows anda dapat berjalan dengan normal dan tidak looping terus dapat mengikuti cara berikut : 1. Hidupkan komputer atau laptop anda. 2. Pada saat muncul tampilan BIOS, tekan F12 atau F2 untuk merubah setting Booting. Tampilan BIOS contohnya adalah merk Processor dan Motherboard anda seperti ASUS,Toshiba,HP, dll. 3. Masukkan CD/DVD Master Windows 7 / Vista / XP anda. 4. Kemudian pada panel BIOS, pilih BIOS Configuration untuk mengubah First Boot menjadi ke CD/DVD. Sedangkan jika anda menggunakan flashdisk yang berisi OS Windows ubah First Boot menjadi USB. 5. Ganti First Bootnya dari Harddisk ( SATA ), menjadi CD /DVD dengan cara tekan enter lalu pilih. Atau gunakan F5 untuk menurunkan posisinya. 6. Setelah itu, tekan F10 untuk melakukan SAVE. Restart komputer anda, biasanya otomatis. 7. Setelah di restart akan muncul tulisan ' Press Any Key From Boot to CD/DVD . . . ' Tekanlah tombol apapun pada keyboard anda, contoh tanda panah atas bawah kanan kiri. 8. Maka akan masuk ke installer Windows, lalu pilih Repair Your Computer.
9. Tunggu beberapa saat, karena komputer akan melakukan cek sistem terlebih dahulu. Click Next.
10. Selanjutnya akan muncul jendela task yang memiliki 5 pilihan bagi anda. Anda dapat mencobanya satu persatu dari atas kecuali opsi Windows Memory Diagnostics. Note : Pilih Startup Repair jika Windows anda masih normal. Jika Anda pernah melakukan backup silahkan pilih System Restore. Jika anda pernah melakukan restore point image, pilih System Image Recovery. Jika tidak keduanya pilih opsi Command Prompt.
11. Untuk opsi terakhir yaitu menggunakan Command Prompt maka akan muncul kotak berwarna hitam seperti cmd / dos. Jangan takut terhadap tampilan ini, karena masalah diatas akan segera selesai. 12. Ketik DIR C: Ini untuk memanggil semua data yang ada pada Local Disk C khususnya sistem agar dapat diakses dan diperbaiki. 13. Ketiklah salah satu opsi di bawah ini, mulailah dari yang paling atas terlebih dahulu. Lalu tekan ENTER. Jadi ketiknya satu persatu tidak sekaligus. bootsect.exe/nt60 c: bootsect.exe/nt60 all bootrec /fixmbr bootrec /fixboot bootsect /nt60 all /force /mbr Jika anda telah menemukan tulisan 'The operation completed succesfully' silahkan restart komputer. Jangan menulis semua perintah eksekusi diatas. Contoh hasil pengembalian boot sector ke default :
Jika telah melakukan semua perintah diatas, namun tidak ada yang berhasil, maka lakukan pemulihan pertama yaitu Startup Repair.
Catatan : Anda harus mengubah First Boot kembali ke Harddisk jika sudah selesai perbaikan. Atau anda tidak perlu menekan tombol apapun ketika muncul tulisan 'Press any key from boot to CD/DVD...' Hanya saja akan membuat lama proses loading Windows anda.
Cara diatas 90% berhasil untuk cara mengatasi booting yang error di windows atau tidak dapat masuk windows dan hanya bisa ke BIOS. Jika tidak berhasil, anda harus melakukan install ulang atau dapat berkonsultasi kepada kami terlebih dahulu. Semoga bermanfaat bagi anda yang mengalami masalah booting error atau looping dan tidak dapat masuk ke Windows.

Rabu, 05 Maret 2014

Cara Cepat Bayar Hutang

Abu Hurairah ra berkata: Barang siapa yang hutang uang kepada orang, lantas berkehendak untuk membayarnya maka Allah akan mempermudah jalannya untuk melunasinya. Barang siapa yang hutang dengan tujuan tidak membayar maka Allah akan membinasakannya. (HR Bukhari dan Ibnu Majah) Rasulullah SAW bersabda: Orang yang masih mempunyai tanggungan hutang (lantas meninggal dunia) maka terbelenggu di kuburan, tidak akan lepas kecuali hutang dibayar (oleh ahli warisnya).” (HR Adailami) 1. Prolog Hutang merupakan kewajiban yang harus dibayarkan, konsekwensi orang berhutang mau tidak mau, punya tidak punya, harus membayar. Sekarang model orang berhutang bermacam macam, dari mulai hutang dengan tetangga hingga dengan menggunakan kartu kredit. Memiliki barang yang disenangi tidak lagi menjadi hambatan. Masalah muncul ketika hutang bertumpuk dan memakan uang yang seharusnya untuk keperluan sehari hari. Bertumpuknya hutang yang harus dibayarkan membuat hidup tidak tenang, tidur tidak nyenyak, dan emosi pun mulai tidak stabil, mudah marah, stress… Hutang yang mulanya menyenangkan mulai menjadi neraka, untuk itu perlu ada cara yang praktis agar hidup lebih bahagia dengan tetap dililit hutang, hidup tetap happy biarpun cicilan tiap bulan harus dijalankan. Tidak ada masalah dalam hidup yang tidak dapat diselesaikan, semua ada solusinya, tinggal bagaimana caranya saja. Kita sangatlah rugi jika kita hutang dan hati kita sedih, biarkan hutang tetap hutang toh nanti di akhir bulan kita tetap bayar. Kenapa harus dipikir dengan berat toh kita juga bayar di akhir bulan. Jadi untuk apa memilirkan hutang, jadi untuk apa berpikir keras tentang hutang, untuk apa tidak bisa tidur hanya gara gara hutang…. Namun untuk membuat happy dengan hutang yang kian menumpuk, tidak lah setiap orang bisa, tidak lah setiap orang mampu, apalagi jika di tambah dengan permasalahan permasalahan yang lain seperti masalah keluarga, masalah pekerjaan, masalah dengan teman .. wah rasanya tidak mungkin untuk bisa tidur nyenyak, untuk makan enak,…. Artikel singkat ini saya tulis agar para penghutang (orang yang hutang) memiliki metode praktis yang dapat membebaskan dirinya dari lilitan hutang, cepat lunas, dengan cara yang sederhana, dengan cara yang mudah, dan cara yang di ridloi Allah SWT. 2. cara cepat bayar hutang Prinsip dasar dari metode ini mendasarkan pada 4 hal pokok 1. Niat membayar hutang 2. 2. Bersedakah dengan ihlas 3. Yakin kepada Allah kalau Allah melunasi hutang 4. 4. Bersyukur karena Allah telah menyediakan uang untuk kita 5. Bekerja dengan baik Kelima cara ini merupakan dasar yang harus dimiliki, saya akan menguraikan bagaimana memformulasikan kelima prinsip diatas. Formulasi pembayaran hutang ini hanya bersifat memudahkan saja, agar kelima unsur tersebut memiliki kekuatan yang mempercepat hutang kita cepat terbayar. Baiklah akan saya uraikan satu persatu : 1. Berniatlah, tetapkan niat membayar hutang ini setiap kali teringat dengan hutang. Pupuklah niat ini, pepatah mengatakan ”semakin kuat niat maka akan semakin cepat suatu keinginan akan terwujud” jadi perbaharui selalu niat untuk membayar hutang hingga pikiran, emosi, perilaku kita terpengaruh untuk ”bagaimana segera menyelesaikan hutang”. Jangan pernah terbersit dalam hati untuk ”tidak membayar hutang” bahasa jawanya ngemplang, kita berniat sedikit saja untuk tidak bayar hutang maka pikiran kita, emosi dan perilaku kita akan terpengaruh untuk tidak membayar. Niat ini merupakan modal dasar bagi kita untuk dapat melunasi hutang, jangan menyepelekan niat. Niat akan menjadikan motivasi kita semakin besar, dampak yang lain adalah niat dapat mengurangi stress kita terhadap hutang, niat yang kuat dapat mengurangi kekhawatiran tidak bisa bayar hutang. Berniatlah karena Allah, jadi berniat ihlas karena Allah untuk bisa membayar hutang. Berhutang merupakan sunah rasulullah yaitu mensegerakan untuk melunasi hutang. Maka jika kita mensegerakan membayar hutang berarti itu perintah Allah. So… membayar hutang dengan ihlas karena Allah. Dengann ihlas karena Allah ini akan menguatkan kita dalam berusaha untuk segera membayar hutang, semakin hutang dapat di lunasi akan semakin baik. 2. metode kedua, agar lebih lancar targetkan perbulan untuk membayar. Misalnya 500 ribu, atau 1juta… dst, biasaya jika pinjaman dari bank hal itu sudah ditentukan besar cicilannya. Target perbulan ini penting agar di tiap bulannya kita bisa memprediksikan jumlah uang yang kita keluarkan baik untuk keperluan sehari hari hari maupun untuk membayar cicilan tiap bulannya. Jadi hal ini harus jelas, karena prinsip dari metode ini adalah kejelasan jumlah yang harus dibayarkan. Kami menggunakan pendekatan ini karena apa yang kita inginkan itulah yang kita dapatkan, kalau setiap bulan kita membayar cicilan 500ribu sedangkan kebutuhan sehari hari habis 2 juta padahal gaji Cuma 1,5juta perbulan, sehingga ada 1 juta defisit …. nah yang satu juta ini haru kita dapatkan dalam satu bulan. Ini jelas penting karena secara matematik orang tersebut harus mencari penghasil tambahan sebesar 1 juta. Untuk itu diperlukan keyakinan yang kuat kepada Allah, bahwa Allah akan memberikan jalan rejeki yang tidak di sangka sangka. 3. metode ke 3 setelah mentargetkan perbulan berapa rupiah, langkah selanjutnya adalah membuat rejeki kita masuk dari jalan yang tidak disangka sangka yaitu dengan cara memberikan sebagian uang kita kepada orang lain alias shodaqoh atau sedekah. Jika kekurangan uang tadi adalah 1 juta maka uang yang kita sedekahkan adalah 110ribu rupiah, kenapa 110 ribu karena nanti Allah akan menyediakan kepada kita uang sejumlah 1100ribu (satu juta seratus ribu), atau 10 kali lipatnya. sedekah ini penting sekali karena inilah yang menjadi pokok inti dari cara ini. Mungkin anda sering mendengar bahkan sudah melakukkannya, namun ada sedikit perbedaan, perbedaannya terletak pada bahwa 10 kali lipat yang disediakan Allah tidak Cuma Cuma, atau tidak datang begitu saja. Kita harus menyambutnya dengan bekerja dan mencari jalan bagaimana untuk mendapatkannya. Ingat waktu anda hanya sebulan untuk mendapatkan lipatannya. Kalau kita hanya menunggu dan tidak beraktivitas apapun malah kita memikirkannya ”mana lipatan yang dijanjikan Allah” maka saya yakin lipatan itu tidak akan datang. Dan anda akan kecewa karena jumlah liptan 10 kali tidak muncul. Cara sedekahnya pun tidak boleh sembarangan, ada caranya yaitu: 1. sedekahlah kepada orang yang lebih membutuhkan uluran tangan kita, kepada orang tua kita, kepada saudara saudara kita dan kepada orang yang lebih dekat dengan kita. 2. cara sedekah adalah dengan ihlas lillahi taala, tidak mengharapkan 10 kali lipatan dari Allah (karena memang ”tidak harap harapkan” namun lipatan 10 kali lipat seharusnya ”di Yakini”). Kenapa harus ihlas ketika memberikan karena sedekah ini pada hakikatnya adalah memberikan ke Allah, bukan ke orang yang kita beri. Jadi pada saat kita memberikan uang sedekah hakikat sesungguhnya kita memberikan ke Allah. 3. cara memberikan kepada orang dengan cara yang baik, misalnya dengan tangan kanan, dengan senyum, dengan cara yang tidak menyinggung perasaannnnya. 4. cara yang ke empat, adalah meyakini bahwa Allah telah menyediakan kelipatan 10 kalinya dari uang yang kita sedekahkan, langsung setelah ketika kita memberikan ke orang. Ingat yakin bahwa Allah telah menyediakan, artinya uang yang sudah disediakan Allah ini harus kita usahakan, harus kita dapatkan, harus kita perjuangkan dengan cara cara yang sudah menjadi sunatullah (hukum Allah) yaitu bekerja, mencari ide, mencari peluang, dan lain sebagainya. Pokoknya gunakan segala kekuatan diri kita untuk meraih 10 kali lipatnya tadi. Jika Allah sudah menyediakan 10kali lipatnya maka kita akan diberi kemudahan oleh Allah untuk mendapatkannya, tapi jika kita belum mendapatkan dari Allah, maka rejeki akan lebih susah kita dapatkan. Jadi kelebihan bersedakah adalah Allah akan memudahkan usaha kita, Allah akan memberikan jalan yang tidak pernah kita sangka sangka datangnya. Dan yang jelas kemudahan itu akan membuat kita lebih tenang dalam bekerja, lebih semangat dalam bekerja dan lebih happy tentunya. Ingat yang mengatur Alam semesta ini adalah Allah jadi kalau yang mengatur alam semesta ini menghendaki kita untuk mendapatkan rejeki uang maka hal itu mudah saja bagiNya untuk mengatur sebarapa besar uang yang kita butuhkan. Pada tahap ini keyakinan kita diuji, apakah dengan sedekah kita yakin dapat melunasi atau tidak. Salah satu kelemahan dari metode ini adalah jika orang yang mempraktekannya lemah imannya kepada Allah, lemah keyakinannya kepada Allah. Namun kita tidak perlu khawatir jika kita merasa iman kita lemah, teruslah mencoba dari sedekah yang paling ringan menurut kita, kemudian kita yakini. Misalnya kita sedekah 10ribu kita yakin kalau Allah melipatgandakan menjadi 100ribu. Ini lebih baik dari pada kita langsung bersedekah dengan jumlah uang lebih banyak namun kita terganggu dengan jumlah yang besar terebut. Berlatih lah dari yang kecil besar, besar dan besar…. yang penting adalah keyakinan kita bahwa Allah melipatgandakan. Latihan sedekah dengan meyakini ini juga dapat untuk meningkatkan keimanan kita kepada Allah. Dengan sedekah yang sedikit kemudian kita meyakini dan Allah memberikan kelipatan maka iman kita meningkat karena kita benar benar membuktikan bahwa Allah benar benar menepati janjinya. 1. cara terakhir adalah ACTION, atau bergeraklah, cepat cepatlah bertindak, semakin kita cepat dalam menyambut rejeki dari Allah maka semakin cepat pula Allah memberikan kita uang. Action lah sesuai dengan aturan yang ada, bekerjalah dengan tekun dan baik, tolonglah orang dengan ihlas, silaturahmi, carilah kesempatan berbisnis, peluang bisnis, jualkan dagangan orang lain, jadilah penghubung, sambil relaks, ambilah kesempatan untuk bisa menjualkan milik orang lain kemudian minta bagi hasilnya. Jangan hanya diam menunggu Allah memberikan, karena jika iman kita lemah, keyakinan kita lemah maka diam kita akan dapat merusak manfaat ssedekah itu tadi. Misalnya dengan mengharap harap maka mengharap harap itu sama saja dengan tidak meyakini Allah. Kalau kita tidak meyakini bahwa Allah memberikan lipatan 10 kali maka , Allah tidak akan memberikannya. Jadi bertindaklah. Cara yang paling mudah dalam bertindak adalah ambil barang kemudian jual. Berdagang ini cara yang paling mudah untuk menarik rejeki yang sudah disediakan Allah. 2. 6. Bersyukur, bersyukur ini sebagai kunci agar rejeki untuk kita tetap terjaga, Allah sangat tergantung sekali dengan prasangka kita kepada Nya, jika kita berprasangka positif maka kita akan menjadi positif, tapi jika kita berprasangka negatif maka kita akan mendapatkan negatif. Terbayarnya hutang karena kita berprasangka kepada Allah bahwa menyediakan uang untuk kita bayarkan. Hutang kita tak terbayar karena ada prasangka negatif kepada Allah bahwa rejeki Allah tidak ada, Allah tidak melipatgandakan uang saya, hutang ku terlalu banyak dan seterusnya, pikiran pikiran demikian menunjukkan bahwa Allah itu pembohong, Allah itu tidak dipercaya, dan Allah itu tidak menepati janjinya. Bila kita demikian maka Allah pun akan menjadi yang kita sangkakan kepada Nya, sehingga kita sulit mendapatkan rejeki meski kita telah sedekah, Allah tidak memudahkan usaha kita karena kita berprasangka kalau Allah itu menyulitkan saya. Untuk itu usaha kita dari mulai niat membayar hutang, bersedekah dan meyakini… jangan sampai dirusak oleh pikiran negatif kita. Pikiran negatif muncul karena kita kurang bersyukur atau tidak bersyukur kepada Allah. Coba, kalau kita selalu bersyukur maka akan muncul pikiran positif dan pikiran positif ini memunculkan emosi positif dan hal ini akan menyebabkan baik sangka kepada Allah, nah kalau kita sudah baik sangka kepada Allah dengan bersyukur maka Allah akan menurunkan kemudahan dan akan memberikan jalan keluar yang tidak pernah kita perkirakan sebelumnya. Prakteknya : jika kita sudah bersedekah maka otomatis Allah langsung menukarnya 10 kali lipat (minimal) nah kita yakini itu, dan kita syukuri. Kita bersyukur karena Allah telah menyediakannya untuk kita, lalui hidup kita dengan penuh syukur atas nikmat kelipatan sepuluh tadi. Syukur ini harus benar benar kita jaga tidak boleh sedetikpun kita kotori dengan pikiran negatif. HARUS SELALU BERSYUKUR. Contoh lebih praktisnya tentang bersyukur ini adalah : saya sedekah 1 juta, setelah saya sedekahkan 1 juta itu berarti Allah telah menyediakan untuk saya 10 juta, nah karena Allah menyediakan 10 juta berarti saya untuk 9 juta. Keuntungan ini membuat hati saya happy, senang, bahagia, dan saya BERSYUKUR KEPADA ALLAH karena Allah telah menyediakan keuntungan 9 juta untuk saya. Saya tidak boleh terganggu oleh keadaan misalnya ”kapan?, lewat mana?, kok nggak muncul muncul…? ” pikiran ini akan memancing saya untuk tidak bersyukur, maka pikiran pikiran tadi harus saya hindari dan bila terlintas akan saya lempar jauh jauh, sehingga benar benar saya bersyukur karena Allah telah memberikan saya keuntungan 9 juta. Kendala paling utama dalam melunasi hutang dengan cara sedekah ini adalah lemahnya rasa syukur kita, saya tidak memvonis, tapi biasanya kita terganggu dengan tidak munculnya balasan dari Allah sebesar 10 kali lipatnya, seharusnyakan selepas sedekah hati kita bahagia tapi kita masih saja kepikiran hutang, masih saja kepikiran hutang yang tak terbayarkan. Nah disinilah kita perlu melatih keyakinan kita kepada Allah dan kemudian kita bersyukur sebagai konsekwensi dari keyakinan kita. Cobalah untuk meyakini setiap sedekah yang kita berikan dilipatkan 10 kalinya, dan terus lah bersyukur …. bayangkan : kita sedekah 1 juta, Allah memberikan 10 juta…. keuntungan 9 juta! Berniaga dengan Allah pasti sangat menguntungkan. Makanya bersyukur, bersyukur dan bersyukur……………. Keenam cara tersebut harus dilakukan dengan tenang, tidak terburu buru. Cara ini sangat pas jika anda memiliki hutang yang sepertinya tak terbayarkan. Jadi anda memiliki unsur kepepet, unsur terdesak, unsur ini sangat baik karena akan memicu adrenalin, memicu kepasrahan, memicu kenekatan, memicu motivasi, dan memicu kesungguhan anda dalam membayar hutang. Untuk lebih jelasnya akan saya berikan ilustrasi agar anda dapat memahaminya dengan jelas. Saya hutang kepada bank 50 juta, setiap bulan saya harus membayar hutang saya sebesar 1 juta. Uang belanja harian pas pasan untuk keperluan sehari hari sehingga saya harus menambahkan uang 1 juta membayar cicilan tersebut. Baiklah cara yang pertama : SAYA BERNIAT MEMBAYAR HUTANG IHLAS KARENA ALLAH Cara yang kedua : SAYA BERNIAT MEMBAYAR SETIAP BULAN 1 JUTA RUPIAH Cara yang ketiga : SAYA BERSEDEKAH RP. 100.000,00 (SERATUS RIBU) Cara yang keempat: SAYA YAKIN ALLAH MENYEDIAKAN 1.000.000 RUPIAH UNTUK SAYA Cara yang ke lima : SAYA SIAP MENYAMBUT 1 JUTA DARI ALLAH DENGAN GIAT BEKERJA MENCARI PELUANG BISNIS. Cara yang ke enam :SAYA AKAN BERSYUKUR SETIAP SAAT KARENA ALLAH MEMBERI KELIMPAHAN REJEKI KEPADA SAYA Baiklah mudah mudah cara ini dapat membantu anda yang terlilit hutang agar segera terbebas dari hutang. Selamat mencoba semoga Allah memberikan kemudahan

Sabtu, 12 Oktober 2013

Cara Menghubungkan CCTV Ke Handphone

Cara Menghubungkan CCTV Ke Handphone Anda

Di era sekarang cctv sudah familiar dan juga bukan barang yang mahal, banyak perusaahan2 menggunakan cctv di gedung mereka, dan sudah banyak pula dirumah-rumah pribadi di pasangi cctv, ok tidak usah panjang lebar lagi, saya akan memberi tips untuk cctv bisa di lihat melalui handphone anda, Bersiaplah membaca.
untitled7
Untuk bisa dilihat di Handphone biasanya untuk recordingnya saya memakai AV-TECH, dvr ini sudah tersedia port Lan di bagian belakangnya,

PERTAMA
kita harus samakan class IP address recording (dvr) dengan komputer, biasanya ip default dari dvr adalah 192.168.1.10, apabila sudah sama class nya, kita bisa masuk settingan dvr melalui browser, kita masukan ip dvr di browser yang komputer anda punya contohnya seperti ini :
untitled6
Setelah itu masukkan user & passwordnya “admin” setelah memasukan keduanya akan timbul tampilan seperti ini :
untitled
lalu klik popup yang muncul diatas, untuk menginstall activeX nya, tidak lama kemudian akan muncul peringatan untuk menginstal program avtec nya, setelah diinstall, maka akan keluar tampilan camera di layar,
untitled1
setelah itu kita klik tool system yang ada di kanan atas layar, lalu pilih Network, nah disini anda harus ganti portnya menjadi 81, lalu klik apply, otomatis port akan berubah menjadi 81,
untitled5
dan untuk membuka kembali aplikasi dari browsing kita harus menambahkan 81 di ip nya, seperti ini 192.168.1.10:81
untitled8
KEDUA
Modem yang kita punya harus di setting terlebih dahulu, Masuk ke settingan modem yang anda punya, cari fitur “virtual server / port forwarding”, karena tiap merk modem berbeda, Anda harus memasukkan ip dvr kedalam “server ip address” dan juga port yang kita buka untuk dvrnya, biasanya saya memakai port 81 atau 888 dan di save,
untitled3
Karena kita sudah buka port untuk dvr maka kita bisa gunakan ip public dari modem untuk bisa kita lihat dari handphone atau pun dari luar, kita bisa liat ip public dari modem atau bisa di browser whatismyip.com, maka akan mendapatkan ip public yang kita punya,
KETIGA
Untuk aplikasi di handphone kita bisa download, kita harus download softwarenya melalui handphone yang anda punya langsung, ada 4 pilihan dan anda pilih yang kedua yaitu EagleEyes(J2ME_NewVersion),
untitled4
Setelah terinstal anda tinggal memasukan ip public, user & password “admin” dan port dvr nya 81,dan loginMaka tidak lama kemudian akan muncul tampilan camera di layar handphone anda. Selamat Mencoba!!!!!! Saya sekarang lagi cari aplikasi dvr untuk Blackberry & ipphone, apabila ada yang tau tolong bagi – bagi ilmunya.

Selasa, 30 Juli 2013

Bacaan Doa Puasa, Tarawih dan Witir (Edisi Ramadhan)

09 Jul
 
 
 
 
 
 
3 Votes

Selamat datang kembali bulan Ramadhan. Bulan suci nan fitri yang dinanti-nanti umat muslim , bulan yang penuh berkah dan magfiroh dari Allah SWT.
Di bulan Ramadhan ini, hendaknya kita perbanyak ibadah, khususnya ibadah shaum/puasa Ramadhan dan solat tarawih yang spesial hanya ada di bulan ini.
Mungkin beberapa di antara kita sudah ada yang lupa bacaan-bacaan doa puasa, tarawih atau witir. Wajar saja, mengingat ibadah ini hanya ada setahun sekali yakni hanya ada di bulan Ramadhan saja. Berikut saya rangkumkan beberapa bacaan doa puasa, tarawih dan witir untuk anda. Semoga bermanfaat. :)
Doa Niat dan Buka Puasa
Dalam Islam memang kaya akan beraneka ragam perbedaan karena semua menggunakan dasar sesuai mashabnya masing-masing. Perbedaan yang menonjol dalam pelaksanaan sholat sunah tarawih dan sholat sunah witir adalah tatacara dan kecepatan dalam setiap rakaatnya, jangankan antar masjid antar imam pun dapat berbeda, ada yang super cepat sampai kita berkeringat mengikutinya, adapula yang pelan dan lambat sampai rasa kantuk menyerang. Tapi itu semua masih dalam koridor kewajaran karena masih sesuai sunah.
Bacaan Niat Sholat Tarawih :
niat-sholat-tarawih
Dibaca : Ushalli sunnatat taraawiihi rak’ataini (ma’muman/imaaman) lillahi ta’aalaa.
Artinya : Aku niat Salat Tarawih dua rakaat ( menjadi makmum/imam) karena Allah Ta’ala.
Setelah selesai melakukan solat fardu dan solat sunat Ba’diah Isya, maka Bilal memulakan Solat Tarawih dengan menyeru:
سُبْØ­َانَ الْÙ…َÙ„ِÙƒِ الْÙ…َعْبُÙˆْدِ
artinya: “Maha Suci Tuhan Pemiliki (alam) yang disembah (dipatuhi)”
bacaan bilal
tasbih-dan-selawat-solat-tarawih-8a-sq
tasbih-dan-selawat-solat-tarawih-8b-sq
tasbih-dan-selawat-solat-tarawih-8c-sq
Bacaan Niat Sholat Witir :
Ushallii sunnatal-witri rak’atan lillaahi ta’aalaa.
Artinya : “Aku niat salat sunah witir satu rakaat karena Allah Ta’ala.”
Salat Witir dilakukan pada malam hari setelah salat-salat yang lain. Ia harus berfungsi sebagai salat penutup. Apabila seseorang berkehendak untuk salat tahajjud pada malam hari, maka sebaiknya ia tidak menunaikan salat witir menjelang tidur, tapi melaksanakannya setelah salat tahajjud. Namun jika ia tidak bermaksud demikian, maka sebelum tidur, ia dianjurkan untuk menunaikannya.
Ini bacaan doa qunut:
doa-qunut-sq1
Dikutip dan dirangkum dari berbagai sumber, salah satunya: Shafiqolbu

Jumat, 26 Juli 2013

Taqwa


Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Langsung ke: navigasi, cari
Taqwa / takwa dalam bahasa Arab berarti memelihara diri dari siksaan Allah dengan mengikuti segala perintah-Nya dan menjauhi segala larangan-Nya; tidak cukup diartikan dengan takut saja. Adapun arti lain dari taqwa adalah:
1. Melaksanakan segala perintah Allah
2. Menjauhkan diri dari segala yang dilarang Allah (haram)
3. Ridho (menerima dan ikhlas) dengan hukum-hukum dan ketentuan Allah
Taqwa berasal dari kata waqa-yaqi-wiqayah yang artinya memelihara. "memelihara diri dalam menjalani hidup sesuai tuntunan/petunjuk allah" Adapun dari asal bahasa arab quraish taqwa lebih dekat dengan kata waqa Waqa bermakna melindungi sesuatu, memelihara dan melindunginya dari berbagai hal yang membahayakan dan merugikan. Itulah maka, ketika seekor kuda melakukan langkahnya dengan sangat hati-hati, baik karena tidak adanya tapal kuda, atau karena adanya luka-luka atau adanya rasa sakit atau tanahnya yang sangat kasar, orang-orang Arab biasa mengatakan Waqal Farso Minul Hafa (Taj).
Dari kata waqa ini taqwa bisa di artikan berusaha memelihara dari ketentuan allah dan melindungi diri dari dosa/larangan allah. bisa juga diartikan berhati hati dalam menjalani hidup sesuai petunjuk allah.
Kedudukan Taqwa : Wasiat seluruh Nabi : 4 : 131 Dan sesungguhnya kami telah memerintahkan orang-orang yang diberi kitab sebelum kamu dan kamu juga, untuk bertaqwa kepada Allah 26 : 10-11 Dan ingatlah ketika Tuhanmu menyeru Musa, "Datangilah kaum yang Zalim itu", Yaitu  kaum Fir'aun, mengapa mereka tidak bertaqwa ? 26 : 123-124 Kaum Aad telah mendustakan para Rasul, ketika saudara mereka, Hud berkata, "Mengapa kamu tidak bertaqwa?" 26 :141-142 Kaum Tsamud telah mendustakan para Rasul, ketika saudara mereka, Saleh berkata, " Mangapa kamu tidak bertaqwa ?" 26 : 160-161 Kaum Luth telah mendustakan para Rasul, ketika saudara mereka, Luth berkata, " Mengapa kamu tidak bertaqwa?" 26 :176-177 Kaum Aikah telah mendustakan para Rasul, ketika saudara mereka, Syu'aib berkata, " Mangapa kamu tidak bertaqwa ?" 37 : 123-124 2 : 21, Wahai orang-orang yang beriman, sembahlah Tuhanmu yang menciptakan kamu dan orang-orang sebelum kamu, agar kamu bertaqwa
Taqwa sebaik-baik bekal 49 : 73 Persiapkanlah bekal, sesungguhnya sebaik-baik bekal adalah taqwa 7 ; 26 Taqwa : keselamatan 27 :53 demikianlah telah kami selamatkan orang yang beriman dan mereka itu selalu bertaqwa
Yang diterima dari amal : taqwanya Daging-daging dan darah-darah unta itu sekali-kali tidak dapat mencapai (keridaan) Allah, tetapi taqwamulah yang mencapainya Ciri-ciri TAQWA 2 : 2- 5 Itulah kitab yang tiada keraguan di dalamnya. Petunjuk bagi orang yang bertaqwa, yaitu orang-orang beriman kepada yang ghaib, dan mendirikan shalat dan menafkahkan sebagian rizkinya, dan orang-orang yang yang beriman kepada apa-apa yang diturunkan kepadamu (Muhammad), dan kepada orang-orang sebelum kamu dan yaqin kepada hari akhir 2 :177 Bukanlah menghadapkan wajahmu ke barat dan ke timur itu suatu kebaikan. Melainkan kebaikan itu ialah barang siapa yang beriman kepada Allah , malaikat,   kitab, dan para Nabi, dan memberikan harta yang dicintai kepada kerbat dekat, anak-anak yatim, orang miskin, orang yang dalam perjalanan, dan memerdekakan budak, dan mendirikan shalat, menunaikan zakat , dan menepati janji apabila berjanji, dan sabar baik dalam kesulitan,  penderitaan dan peperangan, yang demikan itulah yang benar, dan yang demikian itu lah orang-orang yang bertaqwa 3 : 133-135 dan bersegeralah kepada ampunan Tuhanmu dan surga   seluas langit dan bumi, yang disediakan bagi orang-orang yang bertaqwa, Yaitu orang-orang  menginfaqkan rizkinya baik dalam kemudahan maupun kesusahan, yang menahan marahnya, dan memaafkan kepada manusia. Dan Allah menyukai orang yang berbuat baik Dan orang-orang yang apabila berbuat kekejian atau zalim kepada diri sendiri, maka ia segera ingat kepada Allah, dan beristighfar kepada Allah atas dosa-dosanya. Dan siapakah yang lebih mengampuni dosa selain Allah ? Kemudian dia tidak meneruskan perbuatannya, meskipun dia mengetahuinya 3 : 15-17 Untuk orang-orang yang bertaqwa pada sisi Tuhan mereka ada surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai. Mereka kekal di dalamnya dan ada istri yang suci serta keridaan Allah. dan Allah Maha Melihat hamba-hambanya. Yaitu orang yang berdoa, " ya Tuhan kami, sesunguhnya kami telah beriman, maka ampunilah kami dan peliharalah kami dari siksaan neraka" Dan orang orang yang sabar, yang benar, yang tetap taat, yang menafkahkan hartanya (di jalan Allah) dan memohon ampun di waktu sahur 21 :48- 49 Dan sesungguhnya telah kami berikan kepada Musa dan Harun Kitab Taurat dan penerangan serta pengajaran bagi orang yang bertaqwa, Yaitu orang yang takut akan azab Tuhan mereka sedang mereka tidak melihatnya dan mereka takut akan tibanya hari kiamat 51:15-19 sesungguhnya orang-orang yang bertaqwa berada dalam taman-taman dan di mata air-mata air, sambil mengambil apa yang diberikan oleh Tuhan kepada mereka. Sesungguhnya mereka itu orang-orang yang berbuat baik. Mereka sedikit sekali tidur di waktu malam. Dan mereka di akhir-akhir malam mohon ampun kepada Allah Anugerah bagi Orang Taqwa 8 : 29 Hai  orang-orang yang beriman, jika kamu bertaqwa kepada Allah, niscaya Allah akan memberi kamu furqon (petunjuk membedakan baik dan buruk), dan menghapus kesalahan-kesalahan kamu dan menghapus dosa-dosamu 65 : 2-3 Barang siapa bertaqwa kepada Allah, nisaya Allah memberikan  kepada mereka jalan keluar (atas segala persoalan), dan diberi rizki dari tempat yang tidak terduga 65 :4 Barang siapa bertaqwa kepada Allah, niscaya Allah akan menjadikan baginya kemudahan dalam segala urusan 65 :5 Barang siapa bertaqwa kepada Allah, niscaya Allah akan menutupi kesalahan-kesalahannya dan melipat gandakan pahala baginya 7 ; 96 Jika seandainya penduduk suatu negeri Iman dan taqwa, pastilah Kami akan melipatgandakan kepada mereka berkah dari langit dan bumi,
Keagungan Taqwa “Barangsiapa yg bertaqwa kepada Allah niscaya Dia akan mengadakan jalan keluar baginya. Dan memberinya rezeki dari arah yg tiada disangka-sangkanya.” . Para ulama telah menjelaskan apa yang dimaksud dengan takwa. Imam ar-Raghib al-Ashfahani mendefinisikan “Takwa yaitu menjaga jiwa dari perbuatan yg membuatnya berdosa dan itu dgn meninggalkan apa yg dilarang menjadi sempurna dgn meninggalkan sebagian yg dihalalkan.” Imam an-Nawawi mendefinisikan takwa dgn “menaati perintah dan larangan-Nya.” Maksudnya menjaga diri dari kemurkaan dan azab Allah. Hal itu sebagaimana didefinisikan oleh Imam al-Jurjani “Taqwa yaitu menjaga diri dari pekerjaan yg mengakibatkan siksa baik dgn melakukan perbuatan atau meninggalkannya.” Karena itu siapa yg tidak menjaga dirinya dari perbuatan dosa berarti dia bukanlah orang bertakwa. Maka orang yg melihat dgn kedua matanya apa yg diharamkan Allah atau mendengarkan dgn kedua telinganya apa yg dimurkai Allah atau mengambil dgn kedua tangannya apa yg tidak diridhai Allah atau berjalan ke tempat yg dikutuk oleh Allah berarti tidak menjaga dirinya dari dosa. Jadi orang yg membangkang perintah Allah serta melakukan apa yg dilarang-Nya dia bukanlah termasuk orang-orang yg bertakwa. Orang yg menceburkan diri ke dalam maksiat sehingga ia pantas mendapat murka dan siksa dari Allah maka ia telah mengeluarkan dirinya dari barisan orang-orang yg bertakwa. Al-Hafizh Ibnu Katsir dalam tafsirnya mengatakan “Maknanya barangsiapa yg bertaqwa kepada Allah dgn melakukan apa yg diperintahkan-Nya dan meninggalkan apa yg dilarang-Nya niscaya Allah akan memberinya jalan keluar serta rezeki dari arah yg tidak disangka-sangka yakni dari arah yg tidak pernah terlintas dalam benaknya.” Alangkah agung dan besar buah taqwa itu! Abdullah bin Mas’ud berkata “Sesungguhnya ayat terbesar dalam hal pemberian janji jalan keluar adalah “Barangsiapa bertakwa kepada Allah niscaya Dia akan mengadakan jalan keluar baginya.” “Jikalau sekiranya penduduk negeri-negeri beriman dan bertakwa pastilah Kami akan melimpahkan kepada mereka berkah dari langit dan bumi tetapi mereka mendustakan itu maka Kami siksa mereka disebabkan perbuatan mereka sendiri.” . Dalam ayat yg mulia ini Allah menjelaskan seandainya penduduk negeri-negeri merealisasikan dua hal yakni iman dan takwa niscaya Allah akan melapangkan kebaikan utk mereka dan memudahkan mereka mendapatkannya dari segala arah. “Dan sekiranya mereka sungguh-sungguh menjalankan Taurat Injil dan yg diturunkan kepada mereka dari Tuhannya niscaya mereka akan mendapat makanan dari atas mereka dan dari bawah kaki mereka. Di antara mereka ada golongan pertengahan. Dan alangkah buruknya apa yg dikerjakan oleh kebanyakan mereka.” . Allah mengabarkan tentang ahli kitab ‘Bahwa seandainya mereka mengamalkan apa yg ada di dalam Taurat Injil pada dan Alquran demikian seperti dikatakan oleh Abdullah bin Abbas dalam menafsirkan ayat tersebut niscaya Allah memperbanyak rezeki yg diturunkan kepada mereka dari langit dan yg tumbuh utk mereka dari bumi. Syekh Yahya bin Umar al-Andalusi berkata “Allah menghendaki wallahu a’lam bahwa seandainya mereka mengamalkan apa yg diturunkan di dalam Taurat Injil dan Alquran niscaya mereka memakan dari atas dan dari bawah kaki mereka. Maknanya wallahu’alam niscaya mereka diberi kelapangan dan kesempurnaan ni’mat dunia” Dalam menafsirkan ayat ini Imam al-Qurthubi mengatakan “Dan sejenis dgn ayat ini adl firman Allah “Barangsiapa bertaqwa kepada Allah niscaya Dia akan mengadakan baginya jalan keluar dan memberinya rizki dari arah yg tidak disangka-sangkanya.” . “Dan bahwasanya jika mereka tetap berjalan di atas jalan itu benar-benar Kami akan memberi minum kepada mereka air yg segar .” . “Jikalau sekiranya penduduk negeri-negeri beriman dan bertakwa pastilah Kami akan melimpahkan kepada mereka berbagai keberkahan dari langit dan bumi.” . Sebagaimana disebutkan dalam ayat-ayat di atas Allah menjadikan ketakwaan di antara sebab-sebab rezeki dan menjanjikan utk menambahnya bagi orang yg bersyukur. Allah berfirman “Jika kalian bersyukur niscaya Aku tambahkan ni’mat-Ku atasmu.” . Oleh krn itu tiap orang yg menginginkan keluasan rezeki dan kemakmuran hidup hendaknya ia menjaga dirinya dari segala dosa. Hendaknya ia menaati perintah-perintah Allah dan menjauhi larangan-larangan-Nya. Juga hendaknya ia menjaga diri dari yg menyebabkan berhak mendapat siksa seperti melakukan kemungkaran atau meninggalkan kebaikan. Sumber Diadaptasi dari Kunci-Kunci Rizki Menurut Al-Qur’an & As-Sunnah Dr.Fadhl Ilahi Al-Islam - Pusat Informasi dan Komunikasi Islam Indonesia
Taqwa : Mutiara Penuh Pesona Surat Ali’Imran Ayat 133: Dan bersegeralah kamu kepada ampunan dari Tuhanmu (Allah SWT) dan surga yang luasnya seluas langit dan bumi yang disediakan bagi orang-orang yang taqwa (muttaqin).
Allah SWT menguraikan tanda-tanda orang yang taqwa, dalam Surat Ali’Imran Ayat 134:
(yaitu) Orang-orang yang berinfaq (karena Allah SWT), baik diwaktu lapang maupun sempit, dan orang-orang yang menahan amarahnya dan mereka yang pemaaf terhadap (kesalahan) manusia. Dan Allah mencintai orang-orang yang berbuat kebajikan.
Marilah terlebih dahulu kita coba memahami apakah itu Taqwa. Taqwa memiliki tiga tingkatan.
Pertama : Ketika seseorang melepaskan diri dari kekafiran dan mengada-adakan sekutu-sekutu bagi Allah, dia disebut orang yang taqwa. Didalam pengertian ini semua orang beriman tergolong taqwa meskipun mereka masih terlibat beberapa dosa.
Kedua : Jika seseorang menjauhi segala hal yang tidak disukai Allah SWT dan RasulNya (SAW), ia memiliki tingkat taqwa yang lebih tinggi.
Ketiga : orang yang setiap saat selalu berupaya menggapai cinta Allah SWT, ia memiliki tingkat taqwa yang lebih tinggi lagi.
Allah SWT menjelaskan dalam Surat Ali’Imran Ayat 102: Wahai orang-orang yang beriman, bertaqwalah kepada Allah dengan sebenar-benar taqwa kepada-Nya, dan janganlah kamu mati kecuali dalam keadaan Muslim (beragama Islam)
Allah SWT telah menjabarkan berbagai ciri-ciri orang yang benar-benar taqwa. Mereka menafkahkan rizkinya di jalan Allah SWT dalam keadaan lapang maupun sempit. Menafkahkan rizki di jalan Allah SWT adalah jalan-hidup mereka. Allah SWT (atas kehendakNya) menjauhkan mereka dari kesulitan (bala’) kehidupan lantaran kebajikan yang mereka perbuat ini.
Lebih dari itu, seseorang yang suka menolong orang lain tidak akan mengambil atau memakan harta orang lain, malahan ia lebih suka berbuat kebaikan bagi sesamanya. ‘Aisyah RA sekali waktu pernah menginfaqkan sebutir anggur karena pada waktu itu ia tidak memiliki apa-apa lagi. Beberapa muhsinin (orang yang selalu berbuat baik) menginfaqkan sebutir bawang. Nabi Muhammad SAW bersabda:
“Selamatkanlah dirimu dari api nereka dengan berinfaq, meskipun hanya dengan sebutir kurma. (Bukhari & Muslim)
Didalam “Tafsir Kabir” Imam Razi diceritakan bahwa suatu kali Nabi Muhammad SAW mengajak umatnya untuk berinfaq. Beberapa dari mereka memberikan emas dan perak. Seseorang datang hanya menyerahkan kulit kurma, “Saya tak memiliki selain ini.” Seorang lain lagi mengatakan kepada Nabi Muhammad SAW, “Saya tak punya apapun untuk diinfaqkan. Saya infaqkan harga-diri saya. Jika ada seseorang menganiaya atau mencaci-maki saya, saya tidak akan marah.” Demikianlah, kita dapat mengambil pelajaran bahkan orang miskin pun terbiasa memberikan apapun yang dia miliki untuk menolong orang lain di masa hidup Rasulullah SAW.
Ayat diatas tidak menjelaskan apa yang harus diinfaqkan. Berinfaq tidak hanya berarti sebagian dari hartanya tetapi juga waktu dan keahlian. Ada kebijaksanaan yang besar dalam penjabaran mengenai mukmin yang shaleh yang berinfaq dikala lapang maupun sempit. Kebanyakan orang melupakan Allah SWT ketika berada dalam keadaan sangat lapang. Mereka juga lupa kepada Allah SWT dikala sempit karena terlalu larut dalam kesedihan menanggung kesempitannya.
Awal surat Al Baqarah memberikan petunjuk bagi kita tentang ciri-ciri orang yang bertaqwa. Salah satu diantaranya adalah  mereka yang menafkahkan Rizqi yang dianugrahkan kepadanya di jalan Alloh. "Alif Laam Miim.Kitab (Al Qur'an) ini tidak ada keraguan padanya; petunjuk bagi mereka yang bertakwa, (yaitu) mereka yang beriman kepada yang gaib, yang mendirikan shalat dan menafkahkan sebahagian rezki yang Kami anugerahkan kepada mereka," (QS Al Baqarah 2:1-3)
Sedangkan ganjaran pahala bagi orang yang menafkahkan hartanya di jalan Alloh akan dilipat gandakan sebagaimana disebutkan pada ayat berikut. "Perumpamaan (nafkah yang dikeluarkan oleh) orang-orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah adalah serupa dengan sebutir benih yang menumbuhkan tujuh bulir, pada tiap-tiap bulir seratus biji. Allah melipat gandakan (ganjaran) bagi siapa yang Dia kehendaki. Dan Allah Maha Luas (karunia-Nya) lagi Maha Mengetahui." (QS Al Baqarah 2:261)
Lalu bagaimana cara menafkah harta sesuai tuntunan Alloh dan Rasul-Nya ? Secara global Al Qur'an menerangkan sebagai berikut. "Mereka bertanya tentang apa yang mereka nafkahkan. Jawablah: "Apa saja harta yang kamu nafkahkan hendaklah diberikan kepada ibu-bapak, kaum kerabat, anak-anak yatim, orang-orang miskin dan orang-orang yang sedang dalam perjalanan." Dan apa saja kebaikan yang kamu buat, maka sesungguhnya Allah Maha Mengetahuinya." (QS Al Baqarah 2:215)
Secara lebih detil Rasululloh SAW Sang Uswatun Hasanah memberikan petunjuk sebagai berikut. Dari Abu Hurairah, Rasulullah saw. menceritakan seorang petani yang  diberkahi usaha dan hartanya, dan beliau bersabda; “……., maka sesungguhnya aku  memperhitungkan hasil yang didapat dari kebun ini, lalu aku (1) bersedekah dengan 1/3  (sepertiganya), dan aku (2) makan beserta keluargaku (biaya konsumsi) 1/3 (sepertiganya) lagi,  kemudian aku (3) kembalikan (untuk menanam lagi) 1/3 (sepertiganya).”  hadis No. 2984 Kitab Sahih Imam Muslim; Zuhud & Kelembutan Hati, Bab Sedekah terhadap orang-orang miskin, yang dimasukkan sebagai hadis ke 19 dalam kitab Riyadus Shalihin Bab 60 tentang Kedermawanan oleh Imam Nawawi.
Nabi Rasulullah sholallahu ‘alaihi wasallam bersabda : “Bersedekahlah kamu! Seorang laki-laki bertanya : Saya punya satu dinar. Nabi bersabda: Sedeqahkanlah itu untuk dirimu sendiri. Laki-laki itu berkata: Saya punya satu dinar lagi, Nabi bersabda: Sedeqahkanlah untuk istrimu. Padaku masih ada satu dinar lagi: Nabi bersabda: Sedeqahkanlah untuk anak-anakmu. Padaku masih ada satu dinar lagi: Nabi bersabda: Sedeqahkanlah untuk pembantumu. Padaku masih ada satu dinar lagi, Nabi bersabda: Kamu mengetahui dengannya ” [HR Abu Dawud, Nasa'i dan Imam Hakim menshahihkannya. Lihat: Fiqhus Sunnah Sayyid Sabiq bab Shadaqah Tathawu']
Dari keterangan-keterangan di atas, maka dapat disimpulkan bahwa dalam menafkahkan rizqi berupa harta kita hendaknya mengikuti proporsi yang telah disampaikan oleh Rasululloh yaitu. - 1/3 bagian untuk modal kerja. - 1/3 bagian untuk nafkah konsumsi pribadi/keluarga. Pos ini termasuk didalamnya ada komponen orang tua, kerabat, anak-anak yatim, orang-orang miskin dan orang-orang yang sedang dalam perjalanan. - 1/3 bagian untuk sedeqah. Pos ini secara lebih detil bisa dibagi lagi menjadi.   - 1/5 untuk diri sendiri   - 1/5 untuk istri   - 1/5 untuk anak-anak   - 1/5 untuk orang-orang yang membantu kita   - 1/5 untuk lain-lain
Petunjuk proporsi cara menafkahkan rizqi tersebut, kalau kita lihat ternyata tidak hanya berlaku bagi rizqi berupa harta saja, namun bisa rizqi berupa apa saja, misal umur, waktu, ilmu, kasih sayang dan sebagainya. Sebagai ilustrasi saja, bisa benar bisa salah, wa Allohu 'alam.. Rizqi Umur. Umur Rasululloh adalah 63 tahun, kalau kita lihat berdasarkan proporsi di atas, terlihat periode 1/3 bagian (1-20 tahun) bisa dikatakan sebagai perode pengumpulan modal, 1/3 bagian (20-40) bisa dikatakan sebagai periode konsumsi keluarga, 1/3 bagian (40-63) sebagai periode sedeqah. Bagaimanakah dengan umur kita? Rizqi Waktu. Waktu kita dalam sehari 24 jam, kalau dibagi berdasarkan proporsi di atas, 1/3 bagian (8 jam) untuk modal kerja, 8 jam untuk konsumsi keluarga, dan 8 jam untuk sedeqah untuk pemberdayaan. Rizqi Ilmu, Di dalamnya ada 1/3 bagian ilmu untuk modal menambah ilmu lagi, 1/3 bagian ilmu untuk dimanfaatkan bagi kebaikan diri, 1/3 bagian ilmu untuk disedeqahkan dengan dakwah Rizqi kasih sayang, 1/3 bagian untuk meningkatkan kasih sayang Alloh kepada kita, 1/3 bagian untuk dinikmati dan disyukuri, 1/3 bagian untuk disedeqahkan dengan silaturahim.
Bahkan dalam bisnis, misal perdagangan juga mengikuti proporsi ini, dalam komponen harga suatu barang akan meliputi 1/3 bagian adalah ongkos produksi (modal), 1/3 bagian adalah keuntungan produsen (konsumsi), 1/3 bagian adalah keuntungan distributor (sedeqah).
Subhanalloh, sungguh Alloh benar-benar telah memberikan tuntunan yang demikian sempurna bagi kita untuk dapat mengemban amanah khalifah fil ard. Dapat disimpulkan bahwa dalam setiap rizqi yang kita terima dari Alloh, pasti ada dimensi hak-hak orang lain di dalamnya. Mudah-mudahan kita dapat mengemban seluruh amanah Rizqi dalam bentuk apapun yang dititipkan kepada kita ini dengan baik, sehingga tidak ada satupun hak-hak orang lain yang tidak terpenuhi karena kelalaian kita. Karena bagaimanapun itu akan menjadi hutang kita, yang pasti akan ditagih di akhirat kelak.
Dari Abu Hurairah ra., bahwa Rasulullah SAW bersabda, “Apakah kalian tahu siapa orang yang mengalami kebangkrutan (muflis) itu?” Para sahabat yang ditanya menjawab, “Orang yang bangkrut itu adalah yang tidak memiliki uang dan kekayaan”. Rasulullah menanggapi, “Seorang yang muflis dari umatku ialah yang mempunyai simpanan pahala shalat, puasa, dan zakat namun ia telah menghina seseorang, memberi tuduhan kepada orang lain, mengambil harta bukan miliknya pernah membunuh, dan memukul si ini dan itu. Ia akan disidangkan di hadapan peradilan Allah, dan diberi hukuman sepadan dengan kesalahannya, yang mengurangi kebiujakan-kebijakannya. Apabila kebajikan-kebajikannya dikurangi sampai habis sebelum dapat menutup dan melunasi kesalahan-kesalahan yang ia lakukan, kesalahan-kesalahan orang lain ditimpakan kepadanya, sehingga ia dimasukan ke neraka”. Tirmidzi berkata, “Hadits ini termasuk hasan sahih”.
Dari beliau juga diriwayatkan bahwa Rasulullah telah bersabda, “Allah memberikan rahmat-Nya kepada seseorang, yang dulu dianiaya kehormatannya dan hartanya diambil secara tidak sah oleh orang lain. Orang yang menganiaya dirinya datang kepadanya untuk minta maaf sebelum diambil --yakni bukan uang atau kekayaan, melainkan pahala kebajikan-kebajikannya darinya kepada si teraniaya. Jika kebaikan-kebaikan yang ada padanya telah habis, dosa-dosa si teraniaya itu ditimpakan kepadanya”. Tirmidzi berkata, “Riwayat ini termasuk hadits hasan sahih”.
Dari Abu Hurairah juga, bahwa Rasulullah SAW memperingatkan, “Pada hari kiamat, hak-hak seseorang pasti akan ditunaikan, sampai-sampai peradilan domba yang tidak bertanduk yang mendapat yang mendapat kesusahan dari domba yang bertanduk. Tirmidzi berkata, “Ini adalah hadits-hadits Hasan Sahih. (Lihat: Jami’al-Tirmidzi, juz vii, halaman 98 hadits no: 1049 (Tuhfat al-Ahwa))
Inilah yang menyebabkan para sahabat ketakutan dan menangis waktu ditunjuk menjadi pemimpin/amir, karena terbayang betapa besarnya tanggung jawabnya, terbayang betapa banyaknya orang-orang yang berhak atas dirinya. Seandainya dia tidak bisa menunaikan hak-hak orang-orang tersebut, betapa besar hutang yang akan dipertanggungjawabkan di hadapan Alloh kelak.

Allah SWT menyatakan bahwa tanda ketaqwaan mukmin yang ke-dua ialah mereka dapat mengendalikan amarah. Tanda ke-tiga, selain mengendalikan amarah mereka juga memaafkan kesalahan orang lain dengan sepenuh hati. Terakhir (ke-empat), yang tidak kalah pentingnya, mereka bersikap baik terhadap sesama manusia.
Memaafkan orang lain akan mendapatkan pahala yang besar di Hari Pembalasan. Nabi Muhammad SAW bersabda, “Allah SWT akan memberikan pengumuman di Hari Pembalasan, barang siapa yang memiliki hak atas Allah SWT agar berdiri sekarang. Pada saat itu berdirilah orang-orang yang memaafkan orang-orang kejam yang menganiaya mereka.
Nabi Muhammad SAW juga bersabda, “Barang siapa berharap mendapatkan istana yang megah di surga dan berada di tingkatan yang tinggi dari surga, hendaknya mereka mengerjakan hal berikut ini: 1.Memaafkan orang-orang yang berbuat aniaya kepada mereka. 2.Memberi hadiah kepada orang yang tidak pernah memberi hadiah kepada mereka. 3.Jangan menghindari pertemuan dengan orang-orang yang dengan sengaja memutuskan hubungan dengan mereka.
Dalam kesempatan ini kita saling mengingatkan agar sesama Muslim hendaknya saling memberi hadiah sesering mungkin sesuka mereka. Hal ini hendaklah menjadi kebiasaan, dan janganlah membatasi di hari-hari spesial sebagaimana yang dilakukan orang-orang yang tidak beriman pada perayaan tertentu atau moment tertentu.
Allah SWT memberi petunjuk dengan sangat indah bagaimana hendaknya kita berperilaku terhadap musuh-musuh kita yang paling jahat dalam Surat Fushshilat : 34
Tidaklah sama perbuatan baik dengan perbuatan jahat. Jika kamu membalas perbuatan jahat dengan kebaikan, maka musuh-musuhmu yang paling keras akan menjadi teman karib dan sejawatmu.
Teladan mulia yang dapat kita ambil dari ulama besar, dimana ada seseorang berbuat kasar dan mencaci-maki Imam Abu Hanifah. Beliau tidak membalas dengan sepatah-katapun padanya. Ia pulang ke rumah dan mengumpulkan beberapa hadiah, lalu pergi mengunjungi orang tersebut. Beliau memberikan hadiah-hadiah itu kepadanya dan berterimakasih atas perlakuan orang itu kepadanya seraya berkata: “Kamu telah berbuat untukku hal yang sangat aku sukai, yaitu memindahkan catatan perbuatan baikmu menjadi catatan perbuatan baikku dengan cara berlaku kasar seperti tadi kepadaku.”
Lebih lanjut Allah SWT berfirman didalam Surat Ali’Imran Ayat 135 dan 136, menambahkan tanda-tanda ketaqwaan orang-orang beriman.
Ketika mereka (orang-orang beriman) itu terlanjur berbuat maksiat, jahat dan aniaya, mereka ingat kepada Allah dan memohon ampun atas dosa-dosa mereka, dan tidak ada yang dapat mengampuni dosa-dosa kecuali Allah. Dan mereka tidak tetap berbuat aniaya ketika mereka mengetahui. Untuk mereka balasannya adalah ampunan dari Tuhan mereka, dan surga yang mengalir sungai-sungai, sedangkan mereka kekal didalamnya. Itulah sebaik-baik pahala atas amal-perbuatan mereka.
Perhatikanlah bahwa dalam ayat ini ampunan Allah SWT mendahului balasan masuk surga. Maka, dari ayat ini jelaslah bahwa untuk masuk surga haruslah melalui ampunan dan rahmat atau kasih-sayang Allah SWT dan bukan tergantung pada amal-perbuatan kita saja.
Perlu juga kita garis-bawahi, Allah SWT berfirman bahwa bobot surga itu jauh lebih berharga dari gabungan bumi dan seluruh langit. Hal ini bisa memberikan pengertian lain dari ayat ini. Jika lebar surga sama dengan lebar langit dan bumi, bagaimanakah dengan panjangnya, sedangkan ukuran panjang selalu lebih besar daripada lebar. Singkat kata, ayat ini memberikan pernyataan bahwa surga itu telah dipersiapkan bagi orang-orang beriman yang telah mencapai tingkat taqwa.
Menurut beberapa ulama muslim yang termasyhur, surga itu berada di atas langit ke-tujuh dan jiwa para syuhada telah menikmati surga sebagai hasil dari perjuangan mereka.

Azab anak durhaka


ibu nya, Dan untuk lebih jelas nya lagi silah kan baca cerpen nya
baik lah ketemu lagi “Bu minta duit nya buat beli baju,,,!!!!! ” Bentak winda sambil membanting kursi kayu yang udah reyot hingga patah berkeping keping,
“Ya ntar nak kalau ibu sudah punya duit,Kamu kan tau,Ibu cuma jadi buruh cuci pakaian kotor,Dan pencari kayu bakar,Yang duit nya pas pasan buat makan kita berdua nak,” Kata ibunya
“Alaah ibu mah ntar ntar aja jawab nya tiap kali aku minta duit,Kapan si ibu punya duit nya,Kenapa si aku harus dilahirkan dari kluarga miskin bu,Aku cape jadi orang miskin trus,” Kata anak nya kasar dan langsung pergi dari rumah nya yang kumuh,
Ibu nya pun terduduk lemas melihat kepergian anak nya,smbil berdoa “YAALLAH kuatkan hamba mu ini,Sadarkan lah anak hamba ini,Agar dia bisa menjadi anak yang soleh,Sabar dan hormat kepada orang tua nya,” Ibu tua itu pun bangun dan membersih kan keping demi keping patahan kayu dari sebuah kursi kayu tua yang telah dibanting anak nya tadi,Kursi tua yang reot di dalam rumah tua,Yang sama sekali gak pantas disebut rumah,Karna terlalu kumuh dan dekil,Gubuk yang bener bener kumuh,Gubuk yang telah membi kan banyak kenangan kepada wanita tua itu,Disaat saat suami nya masih hidup,
Kebahagiaan yang tak terhingga pa lagi saat kelahiran anak pertama nya,Yang diberi nama winda,Yang slalu diharap harap kan bisa merubah kehidupan mereka kelak,
***
Tapi disaaat anak nya baru berumur 5 tahun,Suami tercinta nya dipanggil oleh yang maha kuasa,Suami yang slama ini menjadi tulang punggung kluarga nya, Kehilangan suami tercinta yang menjadi tulang punggung kluarganya,Sangat membuat ibu tua itu terpukul, Dan beban keluarganya pun sepenuh nya menjadi tanggung jawab nya, Dari mencari nafkah,Dan membesarkan anak satu satu nya yang sangat ia sayangi,Dari mencari kayu bakar dihutan sampe menjadi buruh cuci pakaian kotor orang,Smua pekerjaan dilakoni untuk mendapatkan rupiah demi rupiah,Yang terpenting untuk ibu tua itu adalah duit yang dihasil kan nya adalah duit yang halal,Karna walau ibu tua itu tidak mempunyai harta yang bisa dibanggakan,Tapi dia memiliki iman yang kuat,
Tapi setelah anak nya beranjak dewasa,anak nya pun berubah menjadi kasar kepada ibu nya, Dan sama sekali dia tidak menghormati ibu nya, Ibu yang telah melahir kan dan membesarkan nya,Tapi ibu tua itu tetap bersabar menghadapi anak nya, Karna suatu saat nanti dia yakin anak nya pasti bisa berubah menjadi anak yang baek,Patuh kepada orang tua nya dan taat kepada ALLAH AWT,Walau anak nya sama sekali tidak pernah menghormati orang tua nya,Tapi wanita tua itu tetap bersabar karna dia tau anak adalah titipan dari ALLAH SWT, Dan emang udah sepantas nya dijaga dan dirawat dengan baik,
***
Malam hari setelah ibu tua itu menyelesaikan shalat maghrib dan membacakan ayat suci al-quran,Anak nya pun pulang,
“Bu,Bu laper,,,,,!!!! mana makan malem ku,Udah disiapin belom?Kata winda dengan kasar,Sambil menuju kemeja makan.
“udah nak,Itu ibu udah siapin makanan kesukaan kamu,Makan yang banyak ya nak”,
“Apa apaan ini bu,telor telor telor dan telor trus tiap hari,Gak tau ibu q udah bosen banget makan telor mulu,Aku pengen makan ayam goreng,Daging,nggak cuma telor terus tiap hari,
“udah lah nak,Sukuri aja apa yang ada dihadapan mu,Ngaak baek menggrutu didepan makanan”,
“Nggak mau aku makan telor terus,kata winda sambil melemparkan piring tempat makanan kedepan muka ibu nya
Gerumpiang piang suara piring itu,
“YaALLAH nak kenapa kamu membuang makanan ini,nggak baek membuang rejeki nak,ibumu ini udah susah payah mencari makanan ini nak,Kata ibu nya sambil mengambil piring tempat makanan tadi yang telah dilemparkan winda,Dan mendekati anak nya sambil memegang bahu nya,
“nak,?? Inikan udah masuk waktu shalat isya,kamu shalat dulu ya?Biar hatimu bisa tenang,Shalat dulu ya nak??
“plakkk,,, Winda pun menepis tangan ibu nya hingga hampir ibu nya terjatuh,
“bu dengerin ya??Ibu aja yang tiap hari shalat berdoa nggak berubah nasib kita,tetep aja miskin,Terus kenapa harus mengikuti kata kata ibu,Nggak penting banget tau nggak bu,!!!! mending aku tidur dari pada aku shalat yang nggak ada guna nya sama sekali,” kata anak nya sambil masuk kekamar nya
“yaALLAH kamu nggak boleh ngomong begitu nak,Ntar kamu bisa dilaknat ma ALLAH nak,”Kata ibu nya sambil berjalan menghampiri anak nya,
“udah bu,!! Sono pergi,ibu aja yang shalat sono,” Kata winda sambil mendorong ibu nya hingga ibu nya hampir terjatuh,Dan kemudian mengunci pintu kamar nya dari dalem,
Ibu nya pun terduduk didepan kamar winda,Menangis pilu melihat kelakuan anak nya,YaALLAH berikan lah kesabaran hambamu ini,Buka kan lah pintu kebaikan untuk anak hamba ini YaALLAH,
kemudian ibu nya bangun dan segera mengambil air wudhu dan segera melaksanakan shalat fardhu isya,Setelah selesai shalat isya ibu itu pun berdoa dan kemudian melantun kan bait demi bait ayat suci al-quran,Yang telah dilakonin nya dari puluhan tahun yang lalu,Dari ibu masih kecil,Hingga walau pun cuma ditemanin Lampu yang remang remang pun ibu itu tetep lancar membaca nya,
Dan ketika ibu itu lagi membaca al-quran dengan tenang dan khusuk,anak nya pun datang dengan marah marah,
“ibu apa apaan si,Berisik aja aku jadi nggak bisa tidur tau,Kata anak nya sambil merampas al-quran itu dari tangan ibu nya dan kemudian membuang nya
“MasyaALLAH nak , Kali ini ibu nya bener bener terkejut melihat kelakuan anak nya,
“yaALLAH nak terkutuk lah engkau,”kata ibu dan tanpa dia sadari kata kata sumpahan telah keluar dari bibir tua nya itu,Kata kata sumpahan yang slama ini nggak pernah terlintas dibenak nya untuk diungkapkan nya,tapi kali ini kata kata itu benar benar telah keluar dari mulut nya,
Cuaca yang pertama nya cerah pun dengan tiba tiba berubah menjadi mendung,Dan petir pun mulai sambung menyambung
“Gelegarrrrrrrr,,,Sebuah petih yang maha dahsyat pun tiba tiba menyambar anak satu satu nya,Hingga membuat gosong seluruh tubuh anak nya,Dan merenggut nyawa anak nya,
“YaALLAH nak ibu itu pun menangis tersedu sedu melihat anak nya yang hangus terbakar oleh petir,Anak satu satu nya yang dulu nya selalu diharap harap kan bisa merubah nasib nya kelak,tapi kini yang ada dihadapan nya adalah tubuh anak nya yang gosong,Tanpa nyawa lagi,
Sepeninggal anak nya,Ibu tua itu pun menjalani kehidupan nya hanya ditemenin dengan sepi,Dan kesendirian,Orang orang yang disayang nya semua nya telah pergi meninggal kan beliau sendiri,Walau begitu susah dan berat nya hidup sendiri apa lagi ibu itu sudah tua dan sering sakit sakitan,Karna ibu itu sudah terlalu tua,Tapi selalu dijalanin nya dengan sabar,Karna dia tau walau bagai mana pun hidup harus terus berjalan hingga ALLAH SWT memanggil nya,karna dia yakin dihidup nya yang kekal kelak dia pasti akan menemui kebahagian,Kebahagiaan abadinya,